Latest News

Materi Agama Katolik Kelas X: Kitab Suci

1. Pengantar Kitab Suci

Kitab suci merupakan buku yang berisi kitab-kitab yang diimani diinspirasi oleh Allah sendiri meskipun ditulis oleh manusia. Kitab Suci dalam garis besar berisi tentang rencana dan bagaimana Allah menyelamatkan manusia. Secara umum, Kitab Suci dibagi menjadi dua bagian yaitu Perjanjian Lama (Vetus Testamentum) dan Perjanjian Baru (Novum Testamentum). 
73 Kitab yang kita baca pada waktu ini ditulis dalam waktu berabad-abad sejak sebelum kedatangan Yesus sampai pada janji Yesus yang akan datang kembali ke dunia ini. Sejauh ini, sangat jarang kita menemukan lembaran Kitab Suci yang berasal dari ribuan tahun yang lalu seperti surat-surat Paulus. Ada dua argumen yang dapat menguatkan hal ini. Argumen pertama, para jemaat setelah para Rasul tidak terlalu mementingkan naskah asli namun mereka membuat salinan yang sama persis dengan aslinya dan bisa kita baca sampai sekarang. Argumen lain yang menguatkan adalah tentang penggunaan media papirus untuk menulis. Papyrus merupakan media yang paling sering digunakan pada zaman tersebut, namun kelemahan dari papyrus meskipun murah adalah sangat mudah terurai dan rusak.

2. Pengarang Kitab Suci

credit to katolisitas
NoNama KitabPengarang KitabPerkiraan tahun penyusunan
PERJANJIAN LAMA:
AKitab-kitab Hukum Musa
1KejadianMusa\ dikarang oleh Musa stl Exodus
2KeluaranMusa| 1600/ 1200 SM
3ImamatMusa| ditulis dalam beberapa tahapan
4BilanganMusa| 850,750,650,450 SM
5UlanganMusa/
BKitab-kitab Historis
6YosuaNN/ Yosuasekitar 1200 SM
7Hakim-hakimNNsekitar 1200- 970 SM
8RuthNN1000-700 SM atau sebelum abad ke-6 SM
91 SamuelNN/ Samuelsekitar abad ke-6 SM
102 SamuelNN/ Samuelsekitar abad ke-6 SM
111 Raja-rajaYeremia587 s/d sebelum 538 SM
122 Raja-rajaYeremia587 s/d sebelum 538 SM
131 TawarikhEzrasetelah 538 SM- abad 4 SM atau 250 SM
142 TawarikhEzrasetelah 538 SM- abad 4 SM atau 250 SM
15EzraEzra458 SM
16NehemiaNehemia445 SM
17TobitTobit dan Tobias350-170 SM
18YuditNNsekitar abad ke-2 SM
19EsterMordekhaisetelah 480/465 SM
20AyubNN/ Musasekitar 600- 400 SM
CKitab-kitab Puitis dan Kebijaksanaan
21MazmurDaud, Musa,
Salomo, Asaph,
bani Korah, Eman,
Ethan, NN
sekitar abad ke-8 SM
22AmsalSalomo800 SM/sebelum abad ke-6 SM
s/d abad ke-5 SM
23PengkhotbahNN/ Pseudo Salomoabad ke-3 SM
24Kidung AgungSalomosetelah abad ke-8 SM
25KebijaksanaanNN/ Pseudo Salomo200-150 SM
26SirakhYeshua bin Sirakh190-180 SM
DKitab-kitab Nubuat
para Nabi
27YesayaYesaya742-701 SM, >539 SM, <520-473 SM
28YeremiaYeremia627- <587 SM
29RatapanYeremiasekitar abad ke-6 SM
30BarukhBarukh/NNsekitar abad ke-6- 5 SM
31YehezkielYehezkielsekitar abad ke-6 SM (592-570 SM)
32DanielDanielsekitar abad ke-6 SM/ abad ke-2 SM
33HoseaHoseasekitar abad ke-8 SM (750-725 SM)
34YoelYoelsekitar abad ke-8 SM/ abad ke-4 SM
35AmosAmos791-753 SM
36ObadiahObadiahsekitar abad ke-9 SM/ ke-6 SM/ <500 SM
37YunusYunus/ NNsekitar abad ke-8 SM/ ke-7 SM
38MikhaMikha740-695 SM
39NahumNahum663-612 SM
40HabakkukHabakkuk610-600 SM
41ZefanyaZefanya640-609 SM
42HagaiHagai520 SM (586-445 SM)
43ZakariaZakaria520-518 SM
44MaleakhiMaleakhi>460 SM
451 MakabeNN134-104 SM
462 MakabeNN124-80 SM
PERJANJIAN BARU:
47MatiusMatius50 an
48MarkusMarkus55-62
49LukasLukas62
50YohanesYohanes90-100
51Kisah Para RasulLukas63
52RomaPaulus57/58
531 KorintusPaulus54-57
542 KorintusPaulus57
55GalatiaPaulus57/58
56EfesusPaulus61-63
57FilipiPaulus54-57
58KolosePaulus61-63
591 TesalonikaPaulus50-52
602 TesalonikaPaulus50-52
611 TimotiusPaulus65
622 TimotiusPaulus66-67
63TitusPaulus65
64FilemonPaulus61-63
65IbraniPaulus64-67
66YakobusYakobussebelum 62
671 PetrusPetrussebelum 67
682 PetrusPetrussebelum 67
691 YohanesYohanes90-100
702 YohanesYohanes90-100
713 YohanesYohanes90-100
72YudasYudas50-70
73WahyuYohanes60-70

3. Perjanjian Lama

Kitab Perjanjian Lama berisi tentang kisah penciptaan dan nubuatan. Juga tentang karya Allah terhadap bangsa Israel. Kitab-kitab Perjanjian Lama dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1. Pentateukh/ Taurat Musa: Kitab-kitab ini ditulis setelah Israel keluar dari Mesir. Berisi kisah penciptaan alam semesta sampai pada kematian Musa.
2. Kitab sejarah: berisi tentang sejarah umat Israel sejak penaklukan Kanaan sampai pengepungan Yerusalem.
3. Kitab Puitis dan Kebijaksanaan: berisi syair kepada Tuhan Allah
4. Nubuat para Nabi: berisi nubuatan-nubuatan dari para Nabi. Di dalam kitab-kitab ini pula terdapat nubuat Mesianik.
Terdapat perbedaan antara kitab Katolik dengan Protestan yaitu pada kitab-kitab yang disebut deuterokanonika. Kitab ini mengandung tulisan tentang adanya api penyucian. Kitab Deuterokanonika sudah ada dalam kitab suci Katolik sejak Sinode Hippo (393M) dan dipertegas melalui Konsili Trente (1546M). Sedangkan kitab yang dipakai Protestan sekarang ini merupakan kitab yang dipakai oleh agama Yahudi sejak setelah penyerangan Roma terhadap Yerusalem (+- 70M).


4. Perjanjian Baru

Merupakan kitab penggenapan janji Allah terhadap umat manusia dengan mengutus Yesus sang Mesias sebagai bagian dari rencana penyelamatan manusia dan tergenapi pada saat Yesus wafat di kayu salib. Kitab-kitab tersebut adalah:
credit to wikipedia
  • Matius - Menceritakan kisah Yesus dari segi sebagai Mesias, Raja orang Israel. Injil ini penuh dengan penggenapan nubuat-nubuat Perjanjian Lama (dilambangkan sebagai manusia Ilahi; karena menulis tentang sisilah Yesus pada awal kitabnya).
  • Markus - Menceritakan kisah Yesus dari segi sebagai Hamba (dilambangkan sebagai singa bersayap; karena menulis tentang nubuatan nabi Yesaya pada awal kitabnya).
  • Lukas - Mempresentasikan Yesus sebagai Anak Manusia yang datang untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang (dilambangkan sebagai lembu bersayap; karena menulis tentang kurban Zakharia pada awal kitabnya).
  • Yohanes - Mempresentasikan Yesus sebagai Firman Allah yang menjelma menjadi manusia, Kristus, yang berarti, Yang Diurapi (dilambangkan sebagai rajawali terbang; karena mengawali kitabnya dengan prolog 'tinggi' guna menembus kekedalaman yang paling dalam dari misteri Illahi).


  • Roma - Penelaahan yang sistematis atas pembenaran, pengudusan, dan pemuliaan. Menelaah rencana Allah atas orang Yahudi maupun non-Yahudi.
  • 1 Korintus - Surat ini menyoroti perpecahan dalam jemaat dan teguran atas pelanggaran susila, masalah mencari keadilan kepada orang-orang yang tidak beriman, dan kebiasaan-kebiasaan yang salah dalam Perjamuan Kudus. Juga menyinggung tentang penyembahan berhala, pernikahan, dan kebangkitan.
  • 2 Korintus - Pembelaan Paulus atas kerasulannya.
  • Galatia - Paulus membuktikan kesalahan dari legalisme (menganggap Hukum Taurat sebagai mutlak dalam memperoleh keselamatan) dan menelaah mengenai tempat yang layak bagi anugrah di dalam kehidupan orang-orang Kristen.
  • Efesus - Posisi orang percaya di dalam Kristus dan informasi mengenai peperangan rohani.
  • Filipi - Paulus membicarakan tentang pemenjaraannya, kasihnya kepada jemaat di Filipi. Ia mendesak mereka ke arah kesalehan dan memperingatkan mereka akan bahaya legalisme.
  • Kolose - Paulus memfokuskan pada keutamaan Yesus Kristus dalam penciptaan, penebusan, dan kekudusanNya.
  • 1 Tesalonika - Pelayanan Paulus kepada jemaat Tesalonika. Pengajaran mengenai kesucian dan menyinggung tentang kembalinya Kristus untuk yang kedua kalinya.
  • 2 Tesalonika - Koreksi-koreksi atas pendapat yang salah mengenai Hari Tuhan.
  • 1 Timotius - Instruksi-instruksi kepada Timotius mengenai kepemimpinan yang benar dan cara-cara menghadapi ajaran sesat, peranan wanita dalam gereja, doa, dan syarat-syarat bagi penilik jemaat dan diaken.
  • 2 Timotius - Sepucuk surat untuk menguatkan Timotius.
  • Titus - Paulus meninggalkan Titus di Kreta guna menggembalakan gereja-gereja di sana. Syarat-syarat menjadi penatua gereja dan penilik jemaat.
  • Filemon - Sepucuk surat kepada seorang tuan mengenai budaknya yang melarikan diri. Permohonan Paulus kepada Filemon supaya mengampuni Onesimus, budaknya.
  • Ibrani - Sepucuk surat kepada jemaat Kristen Yahudi yang sedang di ambang kembali memeluk Yudaisme. Surat ini menunjukkan keunggulan Kristus dibandingkan dengan sistem Perjanjian Lama. Menyinggung juga tentang keimaman Melkisedek. Penulis tidak diketahui. Beberapa pakar menilai dari gaya tulisannya bahwa penulisnya adalah Paulus, namun karena kurangnya bukti selain gaya penulisan, maka pakar lain memilih untuk tidak berpendapat.
  • Yakobus - Ajaran tentang hubungan antara iman dan perbuatan.
  • 1 Petrus - Surat ini untuk menguatkan penerima suratnya dalam penderitaan mereka dan agar mereka tetap rendah hati.
  • 2 Petrus - Membicarakan mengenai batin tiap pribadi, peringatan mengenai ajaran palsu, dan menyinggung mengenai Hari Tuhan.
  • 1 Yohanes - Surat yang memperingatkan jemaat terhadap ajaran-ajaran sesat pada permulaan sejarah Gereja.
  • 2 Yohanes - Puji-pujian untuk mereka yang berjalan di dalam Kristus dan sebuah peringatan untuk tetap berjalan di dalam kasih Allah.
  • 3 Yohanes - Yohanes berterimakasih kepada Gayus atas kebaikannya terhadap jemaat Allah dan menegur Diotrefes.
  • Yudas - Mengekspos guru-guru palsu dan menggunakan ibarat-ibarat dalam Perjanjian Lama dalam melukiskan penghakiman atas mereka. Nasihat-nasihat untuk meneguhkan iman.
  • Wahyu - Kitab eskatologi yang dikirimkan kepada jemaat-jemaat yang mengalami penganiayaan oleh pemerintah Roma dan anjuran agar mereka tetap setia di dalam iman mereka.

4. Kitab Suci dan Tradisi Suci

Credit to katolisitas
Kitab Suci yang merupakan ajaran Kristus dan para Rasul yang dituliskan tidak terpisahkan dari Tradisi Suci yang merupakan ajaran lisan dari Kristus dan para Rasul. Sebab Kitab Suci berasal dari ajaran lisan dari Kristus dan para Rasul, yang kemudian dituliskan, atas dasar kemampuan memori dari para penulisnya, dan juga pertama-tama atas dorongan Roh Kudus. Dengan kata lain, Kitab Suci mengambil sumbernya dari Tradisi Suci yang telah hidup dan berakar dalam jemaat perdana. Maka, tidak menjadi masalah, jika faktanya teks Kitab Suci yang asli/ original kemungkinan sudah punah di abad kedua, sebab ajaran yang terkandung di dalam Kitab Suci sudah ada, tetap hidup dan dilestarikan dalam kehidupan Gereja. Hal ini terlihat dari banyaknya teks Kitab Suci yang dikutip dalam tulisan para Bapa Gereja yang hidup di abad-abad awal tersebut. Inilah yang menyebabkan Kitab Suci dapat terus diturunkan dan dituliskan dengan tingkat akurasi yang tinggi, walaupun salinannya baru dapat ditemukan di abad berikutnya (sejumlah salinan teks ditemukan di tahun 130, atau mayoritas teks ditemukan dalam codices yang umumnya berasal dari abad ke-4).
Selanjutnya terbentuknya Kitab Suci juga tidak dapat dipisahkan dari proses penentuan kanonnya. Sebab tidak semua dari karya tulis di abad-abad pertama dapat dikatakan sebagai karya yang diinspirasikan oleh Roh Kudus. Magisterium Gerejalah – pertama kali oleh Paus Damasus I- yang pada tahun 382 menentukan kitab-kitab mana yang diinspirasikan oleh Roh Kudus, sehingga termasuk dalam kanon Kitab Suci. Maka Kitab Suci yang kita ketahui sekarang, berasal dari Magisterium Gereja Katolik.
« PREV
NEXT »