Latest News

UPGOING EVENT: JARKOM XXXIX




JARKOM merupakan akronim dari jaringan komunikasi yang merupakan wadah kegiatan untuk PELAJAR Katolik usia SMA/SMK sederajat, yang saat ini dilaksanakan 1 tahun sekali, dengan tuan rumah bergilir dari OPK (Organisasi Pelajar Katolik ) se-Keuskupan Agung Semarang.

JARKOM ini bertujuan untuk membangun jejaring antar (Organisasi) Pelajar Katolik se-Keuskupan Agung Semarang, mempererat persaudaraan antar pelajar-pelajar katolik, menciptakan rasa solider antar pelajar-pelajar katolik, memberikan kegiatan yang positif yang berkaitan dengan pengembangan spiritualitas kaum muda, serta memberikan wadah Pelajar Katolik untuk berkumpul dan berdinamika.

JARKOM telah terlaksana 38 kali, dimulai pada tahun 1991 sampai pelaksanaan ke 38 di Semarang pada tahun 2015 lalu. Untuk tahun 2016, kegiatan ini diselenggarakan oleh PASIKA (Paguyuban Siswa-siswi Katolik) Bantul pada tanggal 28 Juni – 1 Juli 2016 yang difokuskan di Paroki St. Yakobus Bantul. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh antusiasme pelajar Katolik dari Organisasi Pelajar Katolik se-Keuskupan Agung Semarang serta perwakilan dari sekolah-sekolah yang nantinya, secara keseluruhan, berjumlah 360 pelajar Katolik.

JARKOM XXXIX mengambil tema "KAMI MUDA BERBUDAYA". Tema ini diambil karena kurangnya kesadaran kaum muda dan pelajar untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan yang dipunyai di daerahnya akan membuat generasi selanjutnya tidak mengenal kebudayaan yang seharusnya tetap dapat dinikmati sampai generasi yang akan datang. Tercermin dalam logo (foto diatas) JARKOM XXXIX ini menggunakan gambar punokawan, yang merupakan tokoh dalam pewayangan, untuk meneladani sifat punokawan yang merakyat. Selain itu, lingkaran mempunyai arti berada didalam lingkaran dengan berdasarkan kepada Kristus.

JARKOM XXXIX mempunyai kegiatan-kegiatan seputar budaya. Contohnya pada hari ketiga peserta akan melakukan kerja budaya, yaitu belajar tentang kebudayaan lokal di lokasi-lokasi yang sudah merupakan ikonnya dan peserta akan melakukan pentas seni kebudayaan bersama rekan-rekannya se-Kevikepan. Kegiatan ini juga mengambil konsep live in. Peserta akan bercengkrama dengan keluarga-keluarga setempat dan berkegiatan baik di rumah yang ditempati maupun di lingkungan.
« PREV
NEXT »