Latest News

Renungan Minggu Paskah V, Tahun Liturgi C, 2016


“Allah mengasihi kita, agar kita saling mengasihi sebagai umat Allah dan putra-putri Yang Mahatinggi”  (St. Agustinus)

Semua sabda Allah yang kita dengar pada hari ini mempunyai kesamaan yaitu pada kata 'kasih'

Di tempat inilah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan yang kini telah mereka selesaikan. (Kisah Para Rasul 14:26)
Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. (Mazmur 145:8)
Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, ratap tangis atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama telah berlalu. (Wahyu 21:4)
“Aku memberikan perintah baru kepadamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu, demikian pula kamu harus saling mengasihi.”(Yohanes 13:34)
Hari ini, Yesus memperingatkan bahwa cinta kasih adalah hukum dasar dari keyakinan kristiani kita. Cinta kasih sejati adalah cinta seperti Tuhan mencintai kita, yaitu tanpa batas dan penuh pengampunan. Cinta seperti itulah yang diharapkan kita kembangkan dalam hidup kita, baik dalam keluarga, di sekolah, dan di masyarakat. Sabda Yesus, “Perintah baru kuberikan kepadamu, supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu. Kamu adalah murid-Ku jika kamu saling mengasihi.”



Permenungan bagi kita adalah apakah 'kasih' itu hanya sebatas ucapan ataukah sampai ke perbuatan? Dan bagi siapakah hari ini kita telah mengasihi? Apakah aku sudah mengampuni sesamaku dan memperhatikan yang selama ini kusingkirkan? Mari kita renungkan.



Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin(Galatia 1:5) 
« PREV
NEXT »