Latest News

PEKAN SUCI 2017

BERITA

SEPUTAR PERKULIAHAN

SEPUTAR PERKULIAHAN

MATERI AGAMA KATOLIK KELAS X

Advertise Space

MATERI AGAMA KATOLIK KELAS XI

MATERI AGAMA KATOLIK KELAS XII

MATERI UJIAN AGAMA KATOLIK KELAS XII

Latest News


Pada hari Minggu (30/04) ini, B-Kompelk mengadakan Ziarah dan Rekreasi ke beberapa destinasi di Jawa Tengah. Diikuti oleh sekitar 60 siswa Katolik dari sekolah sekolah negri di Kota Yogyakarta, kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti dengan gembira.

Ziarah yang mengambil tema: "Menyayangi Sesama dalam Naungan Bunda Maria" ini dimulai dari Seminari Tinggi Kentungan sekitar pukul 06.30 WIB. Perjalanan dimulai dengan perjalanan dua jam tujuan Pertapaan Santa Maria Rawaseneng. Di pertapaan ini, peserta diajak untuk melihat kandang sapi milik pertapaan. Sayang sekali pada waktu itu ada perayaan ekaristi pukul 10.00WIB maka kami tidak bisa mengunjungi makam pertapaan. Peserta lalu berdoa bersama di taman doa milik pertapaan Santa Maria Rawaseneng lalu sebelum melanjutkan perjalanan, para peserta mampir ke museum dan toko pertapaan Santa Maria Rawaseneng.

Perjalanan dilanjutkan ke Gua Maria Taman Rohani Anggrung Gondok. Di sini, para peserta meluangkan waktu pribadinya untuk berdoa sejenak. Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang dan perkenalan antar anggota di tengah gerimis syahdu. Cuaca kurang mendukung pada hari itu sehingga hujan yang turun tambah deras dan hari semakin sore, maka kami harus melanjutkan perjalanan dengan menerjang hujan.

Hujan ditambah kabut membuat kami mengurungkan niat untuk pergi ke obyek wisata di Dieng. "Yah, nggak jadi ke Dieng" ujar Maria Galuh, pelajar SMA N 1 Yogyakarta. Karena itu, bus mampir di salah satu toko oleh oleh lalu melanjutkan perjalanan menuju rumah Frater Yoyok.

Bertamu ke rumah Frater Yoyok membuat kami lebih dekat satu dengan yang lain. Canda tawa dan kegembiraan melunturkan kedinginan Wonosobo petang itu. Tempe kemul menjadi salah satu makanan khas yang disuguhkan kepada kami semua. Setelah makan malam, tak lupa kami bersama sama berdoa bagi keluarga yang tinggal di rumah tersebut. "Menyenangkan, tempatnya nggak mengecewakan, tapi kurang deket sama yang beda sekolah" ujar Theodora Pramasitha siswi SMA N 6 Yogyakarta. "Well, tapi kurang seru karena hujan. Aku jadi kenal beberapa teman baru. Harapannya, kedepan acaranya lebih menarik lagi agar lebih banyak yang ikut" sahut Adrianus Bayu siswa SMA N 2 Yogyakarta.

Sekitar pukul 21.30, sampailah kami kembali di Seminari Tinggi Kentungan dengan selamat. Kami tunggu keterlibatan teman teman yang lain di event kami selanjutnya! Tak lupa kami turut mengucapkan terimakasih bagi para sponsor yang telah membantu kami: Seminari Tinggi St. Paulus, Universitas Sanata Dharma, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Kristen Duta Wacana, Brata Gallery, CV. Bina Prestasi, Roti Muncul, Apotek K-24 Demangan Baru, Kharisma, dokter Victor dan dokter Anas, Jerry, GKM Printing, dan Roti Stella, serta semua pihak yang dengan bantuan material maupun moral membantu agar acara ini berjalan dengan lancar.

Video after movie dapat dilihat di bawah ini: (ralat tahun video seharusnya 2017)
MATERI AGAMA KATOLIK KELAS X – K13
ROH KUDUS

dikutip dari katolisitas.org, wikipedia.org, dan berbagai sumber

”Roh Kudus” adalah nama khusus dari Pribadi ketiga Tritunggal. Yesus juga menyebut-Nya Sang Penghibur (atau Pembela) dan Roh Kebenaran. Perjanjian Baru juga menyebut-Nya Roh Kristus, Roh Tuhan, Roh Allah, Roh Kemuliaan, dan Roh Perjanjian. Percaya akan Roh Kudus berarti mengakui bahwa Roh Kudus adalah satu Pribadi dalam Tritunggal Maha Kudus, sehakikat dengan Bapa dan Putera, dan bahwa Ia “bersama dengan Bapa dan Putera disembah dan dimuliakan” (Syahadat Nisea-Konstantinopel) (KGK 685).
Dalam bukunya, The Aquinas Catechism, St. Thomas memberikan pemaparan tentang lima karakter dari Roh Kudus, sebagai berikut:
1.    Roh Kudus adalah Tuhan. Rasul Paulus mengajarkan bahwa para malaikat adalah roh yang melayani manusia, agar manusia dapat memperoleh keselamatan (lih. Ibr 1:14). Namun demikian, Roh Kudus bukanlah malaikat yang murni spiritual, namun Roh Kudus sendiri adalah Tuhan. Kitab Yohanes menyebutkan bahwa Allah adalah Roh (lih. Yoh 4:24). Rasul Paulus juga menyebutkan hal yang sama: “Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan” (2Kor 3:17). Inilah yang diinginkan oleh Tuhan, agar kita dimerdekakan dari ketidaktahuan kita, dimerdekakan dari dosa, yang hanya mungkin jika Roh Kudus sendiri memberikan pengertian kepada kita. Kita juga dimerdekakan untuk dapat mengarahkan hati kita kepada hal-hal sorgawi.
2.    Roh Kudus adalah pemberi kehidupan. Roh dimengerti sebagai nafas bagi tubuh, yang menjadi tanda kehidupan. Maka, roh (jiwa) merupakan prinsip kehidupan. Dalam Perjanjian Lama, Roh Allah sendiri memberikan kehidupan pada semua makhluk di dunia. Pada saat Allah memberikan kehidupan kepada manusia, Dia menghembuskan Roh-Nya. Dalam Kej 2:7 ditulis, “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” Rasul Yohanes menegaskan bahwa untuk mendapatkan kehidupan kekal, manusia harus dilahirkan dari air dan Roh (lih. Yoh 3:5), karena Roh memberikan kehidupan (lih. 2Kor 3:6). Oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita, kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita (lih. Rm 5:5), sehingga kita beroleh kehidupan.
3.    Roh Kudus berasal dari Bapa dan Putra. Roh Kudus adalah sehakekat dengan Allah Bapa dan Allah Putera. Sang Putera adalah Sabda atau Kebijaksanaan Allah dan Roh Kudus adalah kasih dari Allah Bapa dan Allah Putera. Itulah sebabnya, Roh Kudus berasal dari Bapa dan Putra (Filioque) dan bukan hanya berasal dari Allah Bapa.
4.    Roh Kudus beserta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan. Karena Roh Kudus sehakekat dengan Allah Bapa dan Putera, maka sudah selayaknya Roh Kudus bersama kedua Pribadi tersebut sama-sama disembah dan dimuliakan. Yesus mengatakan agar kita menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (lih. Yoh 4:23). Maka di sini Yesus mengajarkan kepada kita bahwa ketiga Pribadi Allah ini terikat dalam satu kesatuan Tritunggal Maha Kudus; walaupun merupakan Pribadi yang berbeda satu dengan lainnya, ketika Dia mengatakan, “Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus” (Mat 28:19).
5.    Roh Kudus bersabda dengan perantaraan para nabi. Maksud dari perkataan ini adalah untuk memberikan penekanan bahwa Roh Kudus adalah Tuhan. Bahwa Roh Kudus sendiri yang berbicara melalui perantaraan para nabi dipertegas oleh Rasul Petrus, “sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” (2Pet 1:21). Nabi Yesaya menyadari bahwa Roh Allah sendiri yang mengutusnya (lih. Yes 48:16).
Kehadiran Roh Allah yang bagi kita nampaknya sulit dipahami, dipahami juga oleh Allah sehingga Ia menampakkan diri sebagai sesuatu yang mudah ditangkap oleh manusia. Kristus mengomunikasikan Roh-Nya dan rahmat Allah melalui Sakramen-Sakramen kepada semua anggota Gereja, yang memperoleh anugerah buah-buah kehidupan baru dalam Roh. Hal ini dilambangkan dengan: air hidup yang memancar dari Hati Yesus yang terluka dan memuaskan dahaga orang-orang yang dibaptis; pengurapan dengan minyak suci yang merupakan simbol Sakramental Penguatan; api yang mengubah apa saja yang disentuhnya; awan, gelap ataupun terang, yang merupakan simbol pewahyuan kemuliaan ilahi; penumpangan tangan sebagai simbol pencurahan Roh Kudus; burung merpati yang turun ke atas Kristus yang dibaptis dan tinggal bersama-Nya.
Roh Kudus membangun, menjiwai, dan menyucikan Gereja. Sebagai Roh Cinta Kasih, Roh Kudus memulihkan keserupaan ilahi yang hilang karena dosa bagi orang-orang yang dibaptis dan membuat mereka hidup di dalam Kristus, yaitu hidup yang sama dalam Tritunggal. Roh Kudus mengutus mereka untuk memberikan kesaksian akan Kebenaran Kristus dan membimbing mereka dalam tugas masing-masing sehingga semuanya mendapatkan “buah Roh” yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Gal 5:22-23).
Karunia Roh Kudus bertujuan untuk menegakkan kita dalam iman, harapan, dan kasih, dan untuk mendorong kita melakukan tindakan kebajikan yang perlu untuk mencapai kesempurnaan kehidupan Kristiani. Tujuh karunia Roh Kudus:
1.      Kebijaksanaan adalah karunia yang oleh pikiran diangkat dari hal-hal duniawi dan cepat berlalu, memampukan kita mengkontemplasikan hal-hal yang kekal, yaitu, Allah sendiri, kebenaran kekal, dan untuk menyukai dan mencintai Allah, yang didalamnya terdapat semua kebaikan kita.
2.   Pengertian adalah karunia yang memafsilitasi, sejauh mungkin bagi manusia fana, pemahaman akan kebenaran-kebenaran iman dan misteri-misteri Allah, yang tidak sanggup kita ketahui dengan terang intelek yang alami
3.   Nasehat adalah karunia yang, ditengah keraguan dan ketidakpastian hidup manusia, kita dimampukan mengenali hal-hal yang menyuarakan kemuliaan Allah, demi keselamatan kita, dan keselamatan sesama kita
4.      Keberanian adalah karunia yang menginspirasi kita dengan berani dan tabah untku menaati dengan setia hukum Allah yang suci dan hukum Gereja, dengan menguasai segala hambatan dan semua serangan dari musuh-musuh kita
5.      Pengetahuan adalah karunia yang memampukan kita memperkirakan hal-hal ciptaan sesuatu kepantasannya, dan belajar bagaimana menggunakna mereka dengan benar dan mengarahkannya pada tujuan akhir kita, yang adalah Allah
6.    Kesalehan adalah karunia yang memampukan kita menghormati dan mencintai Allah dan para Kudus-Nya, dan memelihara pikiran kasih dan saleh kepada sesama ktia demi cinta kepada Allah
7.      Takut akan Allah adalah karunia yang membuat kita menghormati Allah dan takut menghina keagungan ilahi-Nya, dan yang memisahkan kita dari yang jahat dan mendorong kita kepada kebaikan. –––––––––––––––––––––

PERTANYAAN                                                                                            
1.      Bagaimana anda merasakan hadirnya Roh Kudus dalam diri anda?
Jawab:…………………………………………………………………………………...
2.      Tanda/simbol Roh Kudus apa yang pernah kalian alami?
Jawab:…………………………………………………………………………………...
3.      Bagaimana pemahaman anda tentang Roh Kudus yang bekerja di dalam Gereja?
Jawab:…………………………………………………………………………………...
4.      Apa saja yang termasuk buah buah daging?

Jawab:…………………………………………………………………………………...
Brum.. brum.!
We are inviting all of senior public highschool student in Yogyakarta City to:
Come and join us for a sensational journey!


DESTINATION: pertapaan St. Maria RAWASENENG, Gua Maria Taman Rohani Anggrung Gondok, kompleks percandian Arjuna DIENG.
TICKET: Rp 75.000,00
FACILITY: bus, 2 snacks, lunch, retribution, dinner
MEETING POINT: Sunday, 23 April 2017; Saint Paul Major Seminary (Jalan Kaliurang km7 or click here); depart at 05.30AM

FOR RSVP and SPONSORSHIP PLEASE CONTACT US VIA ATTACHED NUMBER ABOVE

or, you can come to our meeting place every Friday, 1.00 PM at GKS Widyamandala ahead of Kotabaru Church.

We are looking forward to your participation. So let's go!

helo kawans! 🙌
udah bosen sekolah? pengen refreshing? cari temen baru?
Ini nih, yuk ikut ziarek bkompelk 2017! 🚌🚌
yk➡rawaseneng➡taroanggro➡dieng➡yk
cuma 75.000 gengs kalian udah dapet fasilitas lengkap mulai dari bus pariwisata, snack, makan, sampe retribusi udah ke cover semua..
yuk ikut! pendaftaran paling lambat 14 april 2017. Siapa tau jodohmu ada di ziarek ini lho..

LET'S GO OUT

Ads Place 970 X 90

KEGIATAN MENGGEREJA

KEGIATAN ROHANI KATOLIK

RENUNGAN